Coretan Rasa

[LOG] Phase 2,Database Re-indexing & System Recovery

[LOG] Phase 2,Database Re-indexing & System Recovery
Daftar Isi

Dua minggu setelah berkas DIA masuk ke folder Arsip Inaktif.Laptop kantor masih menyala, menampilkan tabel Excel yang barisnya seolah tidak ada ujungnya. 

Jari-jariku masih lincah, tapi kali ini ada yang berbeda. Tidak ada lagi ritual Alt-Tab setiap lima menit hanya untuk mengecek WhatsApp Web. Server mentalku terasa jauh lebih ringan setelah beban background process bernama Menunggu Kabar resmi di-kill.

Namun, hidup bukan skrip yang lurus-lurus saja. Kadang ada Glitch di sistem.

Tadi siang, saat aku sedang menginput data Guru Penerima Tunjangan, sebuah notifikasi muncul di pojok layar HP. Nama DIA muncul di baris paling atas.

"Halo, apa kabar? Baru sempat lihat arsip chat kita."

Kalau ini terjadi sebulan lalu, mungkin aku akan mengalami Kernel Panic. Jantungku akan overclock mendadak, adrenalin naik, dan aku akan segera membalasnya dalam hitungan milidetik. High Priority Response.

Tapi hari ini? Aku hanya menatap layar itu dengan datar. Logikaku bekerja seperti sistem keamanan yang sudah di update patch terbarunya.

Analisis Admin, Ini adalah Request Lama yang sudah kadaluwarsa. Dalam protokol persuratan, ini disebut Surat Susulan yang datang setelah Nomor Agenda ditutup. Secara SOP, surat seperti ini tidak perlu diregistrasi ulang. Isinya cuma junk data yang mencoba masuk kembali ke memori utama.

Aku tidak membalas. Bukan karena dendam, tapi karena Saya sudah melakukan Logout Paksa. Akses dia sudah aku cabut dari level Super Admin ke Restricted User.

Saya teringat istilah medis yang dia banggakan dulu Resusitasi. Upaya mengembalikan detak jantung yang sudah berhenti. Dia mencoba melakukan resusitasi pada hubungan ini. Tapi dia lupa satu hal, Di duniaku, saya bukan pasien yang butuh diselamatkan. saya adalah Admin yang memegang kendali penuh atas sistem ini.

"Maaf," gumamku dalam hati sambil menyeruput kopi dingin di samping keyboard. "Sesi Anda telah berakhir (Session Expired). Silakan coba lagi di kehidupan yang lain."

Saya kembali fokus ke monitor.

Klik

Simpan

Cetak

Sore ini, aku pulang lebih awal. Tidak ada lagi drama melirik ke arah IGD saat lewat depan tempat kerjanya. Pandanganku lurus ke depan, ke arah jalan pulang yang jauh lebih pasti daripada janji temu yang tidak pernah terjadi.

Ternyata, menjadi Admin itu menyenangkan saat kita sadar bahwa kitalah yang memegang Root Access atas kebahagiaan kita sendiri. Kita yang menentukan siapa yang boleh Login, siapa yang cuma boleh jadi Guest, dan siapa yang harus kita Banned selamanya demi keamanan sistem batin.

Aku mengunci pintu ruang TU dengan bunyi klik yang mantap. Status hari ini Zero Error System Optimized.

 

Iklan Ruang iklan responsif
SepwaL
SepwaL

Writer at SEPWAL.

Komentar