Di Balik Meja

Notifikasi yang Masuk Pukul 21.00 Antara Loyalitas dan Hak untuk Tidur Nyenyak

Notifikasi yang Masuk Pukul 21.00 Antara Loyalitas dan Hak untuk Tidur Nyenyak
Daftar Isi

Pukul sembilan malam lewat sedikit. Layar ponsel yang tertelungkup di atas kasur bergetar dua kali dengan dengung pendek yang terlampau akrab.

Satu pesan grup kerja masuk, disusul nama atasan yang menandai semua anggota:

"Mohon dicek rekap data terbaru, ada revisi sedikit untuk bahan rapat besok jam delapan pagi."

Dalam sekejap, udara santai di kamar yang tadinya dipenuhi aroma minyak angin atau sisa wangi sabun mandi mendadak buyar. Otak yang sudah bersiap memasuki mode istirahat dipaksa melompat kembali ke mode waspada: denyut nadi meningkat pelan, dan kening otomatis berkerut.

Kata "sedikit" di pesan kantor hampir selalu berbanding terbalik dengan kenyataan di lapangan. Dan yang lebih menyebalkan, pesan itu dikirim di waktu ketika meja kantor mestinya sudah dikunci oleh petugas kebersihan.

Dinding Kantor yang Runtuh oleh Grup Pesan Singkat

Dahulu, batasan kerja itu jelas dan memiliki wujud fisik. Ketika langkah kaki melewati pintu kaca kantor lalu menempelkan kartu absensi pulang, urusan meja selesai. Laporan yang tertinggal akan tetap setia menunggu di map arsip sampai esok pagi. Dunia kerja punya garis batas bernama jam operasional.

Kini, teknologi yang katanya diciptakan untuk mempermudah hidup justru meruntuhkan dinding-dinding pelindung itu.

Aplikasi pesan singkat yang awalnya dipakai untuk berkabar dengan kawan lama atau keluarga, perlahan disusupi grup divisi, grup koordinasi darurat, hingga grup panitia acara yang umurnya tak sampai sebulan. Kita membawa meja kantor ke dalam saku celana, membawanya ke meja makan, dan tanpa sadar meletakkannya tepat di samping bantal tidur.

Semua orang dituntut untuk selalu bisa dihubungi (always available). Tidak membalas pesan dalam lima belas menit sering kali dianggap sebagai bentuk ketidakpedulian atau penurunan dedikasi.

Padahal, apakah gaji yang ditransfer tiap akhir bulan itu benar-benar menyewa waktu hidup kita selama 24 jam penuh?

Perangkap Bernama "Cuma Sebentar"

Trik paling licik dari notifikasi malam hari adalah dalih "cuma sebentar".

"Tolong kirim file ini sebentar."

"Tolong buka email sebentar."

"Cuma mau konfirmasi satu nomor berkas a
Iklan Ruang iklan responsif
SepwaL
SepwaL

Writer at SEPWAL.

Komentar